Berita Buruk Jadi Kambing Hitam Partai Demokrat
Solopos.com, JAKARTA — Partai Demokrat yang pada Pemilu 2009 lalu menangguk kejayaan mendadak terpuruk pada Pemilu 2014 ini. Gencarnya pemberitaan buruk tentang Partai Demokrat dituding sebagai kambing hitam terbantingnya perolehan suara Demokrat dalam pemilihan calon anggota lembaga legislatif (caleg) pada Pemilu 2014.
Direktur Eksekutif Political Communication Institute Heri Budianto di Jakarta, Jumat (11/4/2014), memaparkan kondisi memprihatinkan Partai Demokrat di hadapan insan media massa. Dipaparkannya, Partai Demokrat yang pada pemilu sebelumnya hampir mendominasi perolehan suara, pada Pemilu 2014 ini justru mengalami penurunan hingga 12%-13%.
“Perolehan suara Partai Demokrat pada Pileg 2014 tidak terlalu signifikan dan tidak mencapai target yang ditetapkan yaitu 15%,” kata Melanie. Meskipun demikian, Melani mengaku Partai Demokrat mengapresiasi sikap publik yang masih memberi kepercayaan kepada Partai Demokrat, sehingga dapat lolos parliamentary threshold 3,5%.
Pemberitaan negatif seperti kasus korupsi sebelumnya diperkirakan sejumlah lembaga survei nasional berdampak kepada merosotnya elektabilitas Partai Demokrat, bahkan diprediksi tidak akan lolos parliamentary threshold. “Hasil survei itu ternyata tidak benar, meskipun menurun, Partai Demokrat masih berada di posisi 5 besar,” ucapnya.
Mengenai kandidat cawapres, Melanie tetap yakin 11 nama peserta konvensi Partai Demokrat memiliki potensi dan kualitas yang baik. “Kami memiliki 11 peserta konvensi yang berasal dari tokoh-tokoh dengan latar belakang dan kemampuan yang baik, mereka bisa mejadi pertimbangan,” jelasnya.
MENURUT saya YANG sedang sedang saja lah hohohohoh
BalasHapus